Kapan Sebaiknya Liverpool Datangkan Malo Gusto?

Liverpool bertindak di luar prediksi banyak orang. Kesalahan mereka yang mengeluarkan dana ratusan juta poundsterling dalam 1 bursa di 2 tahun lalu membuat tim ini mengalami masalah serius. Banyak pemain baru membuat mereka berhadapan dengan masalah waktu dan kualitas adaptasi wajah-wajah baru. Tapi sekarang hal yang sama mereka kembali lakukan. Di bawah pelatih yang baru, Liverpool bergerak dengan cukup agresif untuk bursa kedua tahun ini. Menjelang hari-hari terakhir bursa, mereka masih berusaha untuk mendapatkan pemain yang diinginkan Andoni Iraola dan sekarang nama pemain ini adalah Malo Gusto.

Liverpool Harus Punya Pertimbangan Jelas untuk Malo Gusto

Andoni Iraola telah resmi menjadi pelatih baru dari Liverpool. Namanya dipilih The Reds karena mereka percaya kemampuannya menjadikan AFC Bournemouth sebagai tim dengan kekuatan masif di Liga Inggris sekaligus Championship adalah fakta yang tidak dapat dibantah lagi. Pria ini bisa mengubah sebuah tim yang dulu tidak dianggap sama sekali menjadi tim dengan kekuatan yang sampai membuat gentar lawan mereka. Sekarang kemampuan ini yang diharapkan Liverpool akan bisa mereka saksikan dengan mata kepala sendiri.

Ujian pertama sudah menghampirinya. Untuk mengatasi masalah mereka, Iraola sudah punya daftar pemain sendiri yang menjadi prioritasnya. Banyak dari daftar ini sudah resmi menjadi pemain mereka. Sekarang mereka sedang mencoba untuk berlanjut ke nama berikutnya. The Reds sedang menimbang langkah mereka dengan bek Chelsea, Malo Gusto. Beberapa media menyebut kalau Liverpool mulai tertarik dengan pemain yang dinilai 75 juta dari Chelsea ini. Tapi kami melihat kalau mereka seharusnya mendatangkan pemain asal Perancis ini kalau benar-benar yakin. Dia setidaknya harus memenuhi 2 syarat utama untuk bisa bergabung ke Stadion Anfield.

Perlu diakui kalau The Reds kekurangan pemain yang bisa mengisi bagian bek kanan mereka. Bagian ini menjadi sangat rentan setelah kepergian Trent Alexander-Arnold ke Real Madrid. Masalah mereka semakin intens setelah Conor Bradley dan Jeremie Frimpong tidak bisa dimainkan karena masing-masing harus menyelesaikan masalah cedera mereka. Dari perkembangan terbaru yang disampaikan tim medis, Bradley masih butuh beberapa bulan lagi sebelum benar-benar mendapat persetujuand ari tim omedis untuk kembali bermain. Masalah serius yang menghantam bagian lutut membuatnya kehilangan kesempatan untuk bermain. Sedangkan Frimpong memang akhirnya bisa melewati pramusim dengan cukup baik, bebas dari cedera. Dalam kondisinya sekarang, pemain ini bisa segera kembali bermain bersama mereka untuk menghadapi musim baru. Kemungkinan dia akan ditempatkan sebagai pilihan utama untuk posisi bek kanan mereka.

Tertarik dengan Malo Gusto

Jumlah yang minim membuat Iraola tidak sedang dalam kondisi memiliki pemain yang cukup. The Reds mencoba mengatasi hal ini dengan mengincar pemain tambahan, yang mereka lakukan kali ini dengan melirik Malo Gusto. Tapi usaha ini tidak akan berjalan dengan mudah. Pemain yang mereka percaya akan bisa meringankan tugas Iraola sebagai pelatih juga sekarang sedang diincar rival berat mereka. Manchester City sedang berusaha untuk meyakinkannya agar memilih mereka. Enzo Maresca percaya kalau riwayat mereka bersama di Chelsea akan menjadi aset yang sangat berharga untuk meyakinkannya untuk memilih mereka di Stadion Etihad.

Memang kami sama sekali tidak yakin kalau langkah yang dilakukan The Reds sekarang adalah upaya yang salah. Meski demikain, kami juga punya pandangan kalau calon pemain mereka ini harus lebih dulu bisa membuktikan kemampuannya. Dia harus bisa membuktikan kepada semua orang yang terlibat kalau dirinya bisa diandalkan sekaligus bisa memberikan hasil yang konsisten.

Liverpool Harus Pelajari Serius Kondisi Mereka

Dari pandangan kami, ada banyak harapan yang ditempatkan ke pundak Conor Baley. Banya orang percaya kalau dia akan menjadi pemain andalan terbaru di Liverpool. Dia adalah seorang emain yang luar biasa. Tapi semua anggapan ini kemudian harus berhenti dan menjadi tandus ketika cedera menghampirinya. Kami juga menilai kalau hal yang paling aneh dari semuanya adalah masalah yang sama juga sekarang sedang menimpa Jeremie Frimpong. Dua pemain ini akibatnya gagal untuk menunjukkan kemampuan terbaik dari masing-masing. Tapi kondisi ini tidak berarti kalau Liverpool sudah kehabisan cara yang dapat mereka tempuh. Masih ada opsi alternatif yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah mereka.

Dari sudut pandang kami, Liverpool masih memiliki pemain yang punya spesialisasi khusus untuk menyerang. Mereka juga punya pemain lain yang sangat ahli dalam urusan bertahan. Tapi tidak ada satupun dari dua pemain ini yang berada dalam kondisi siap tempur. Mereka harus menimbang semua situasi yang ada di depan mata, berharap akan menemukan seorang pemain yang bias bermain dengan konsisten. Menurut kami, inti dari kebutuhan yang sangat diperlukan Liverpool saat ini adalah seorang pemain yang bisa bermain dengan konsisten. Kemampuan ini akan terutama mereka butuhkan jika berharap bisa mendapatkan bek baru. JIka mereka mencari pemain dengan peran yang lebih besar di bagian depan, mungkin semuanya akan berbeda. Tapi untuk seorang bek, merkea memerlukan seseorang yang akan bisa bermain dengan konsisten dan bisa mereka percaya.

Ada ungkapan umum dalam sepakbola bahwa kemampuan terbesar adalah tentang kesiapan dan di atas segalanya, Malo Gusto adalah pilihan yang bisa merkea andalkan. Dia hanya absen dalam 4 pertandingan bersama Chelsea karena sakit. Tapi di luar itu, dia terbebas dari masaah cedera. Mantan pemain Lyon ini juga belum pernah absen dalam 6 pertandingan mereka bersama The Blues karena sakit. Memang kemampuan menyerangnya tidak berada di level tertinggi, tapi tetap bisa dianggap sangat membantu klub ini.

Malo Gusto terlibat dalma mencetak 20 gol bagi mereka di 134 pertandingan bagi The Blues. Dia mencetak 3 gol untuk dirinay sendiri dan 5 dalma bentuk asist di musim lalu saja. Tapi memang masih ada pekerjaan rumah yang cukup panjang untuk memastikan pemain ini punya masa depan yang baik. Irama bermain dan pemulihannya yang berjalan dengan baik patut untuk dihargai. Tapi keawasan untuk bertahan dari pemain asal Perancis ini dan kemampuannya untuk mengatasi gelandang kaliber atas memang masih perlu dikembangkan. Jadi memang pemain ini masih perlu banyak mengembangkan kemampuannya.