Arsenal sedang berusaha untuk melakukan semua kemampuan terbaik mereka untuk musim ini. Mikel Arteta paham kalau kemenangan mereka di Liga Inggris di musim lalu tak bisa dijadikan jaminan kalau mereka akan bisa mengulanginya di musim yang baru. Ada persaingan intens yang langsung mengincar tempat mereka sebagai juara bertahan. Rival-rivalnya akan langsung mengerahkan strategi mereka untuk memastikan The Gunners akan segera turun dari tahtanya di musim ini. Tapi bagi Mikel Arteta, risiko ini sekarang setiap hari terus bertambah besar. Harapan untuk bisa bermain semakin mengancam kian pupus karena beberapa pemainnya justru sedang dilirik klub luar. Tak hanya dari Inggris, ancaman juga datang dari Perancis. Dari sana, ada Marseille yang berencana untuk menarik keluar penjaga gawang mereka, Illan Meslier.
Marseille Tertarik dengan Illan Meslier
Mikel Arteta harus mengatur setiap langkah mereka dengan presisi. The Gunnersharus mengusahakan agar semua pemain yang mereka perlukan akan berada dalam kondisi siap untuk bertanding. The Gunners harus memastikan hal ini karena sekarang mereka tidak hanya harus mengerahkan perhatian pada rencana transfer pemain masuk. Tapi The Gunners juga sadar kalau ada pemain mereka yang berpotensi keluar dan bisa berdampak pada permainan di kemudian hari. Risiko ini muncul setelah penjaga gawang mereka, Illan Meslier, menarik perhatian dari Marseille.
Kabar ini sebenarnya sangat mengejutkan. Bukan tanpa alasan penggemar dibuat terkejut. Pemain yang diincar Marseille tadi baru saja bergabung menjadi pemain baru di The Blues. Dia baru saja bergabung di musim panas ini, alias tak lebih dari 1 bulan. Tapi Marseille langsung menunjukkan minat yang serius untuk bisa meyakinkannya agar bergabung dengan mereka.
Langkah yang dilakukan Marseille ini terjadi di saat mereka sedang berhadapan dengan momen penting. Tim dari London ini sedang berharap kalau mereka bisa melanjutkan perjalanan di Liga Inggris dengan hasil positif lainnya. Aston Villa akan menjadi lawan mereka berikutnya, ketika klub ini mengusung harapan besar untuk bisa mempertahankan gelar sebagia juara bertahan. Kalau saja mereka bisa menang dalam pertandingan ini, hasil ini akan semakin memantapkan harapan mereka sebagai kandidat untuk kembali menang. Dukungan juga masih mengalir dari penggemar yang menyorot kedalaman bermain mereka sebagai alasan utama untuk meyakini tim ini akan bertahan sebagai juara.
Masalah Serius The Gunners, Tak Hanya tentang Illan Meslier
Arsenal memang tak main-main dengan kesempatan transfer yang mereka miliki. Pengalaman Liverpool memberi pelajaran yang sangat berharga bagi mereka. The Gunners langsung memfokuskan upaya mereka untuk mengatasi masalah di titik-titik yang sangat lemah. Bagian penjaga gawang tidak terkecuali. Seperti bagian lain, mereka terbuka dalam mempertimbangkan kriteria pemain yang akan dilirik. Tim ini tidak hanya mempertimbangkan pemain yang harus mereka bayar untuk bisa datang, tapi juga mereka yang sudah menyelesaikan kontrak. Skenario ini yang mereka gunakan dengan Illan Meslier. Berkat skenario ini juga, mereka bisa menempuh jalan ini tanpa harus mengeluarkan ongkos dari kantong sendiri.
Hanya saja sekarang mereka harus berhadapan dengan situasi tak terduga. Dalam hitungan waktu yang sangat singkat, The Blues menyadari kalau pemain barunya langsung dilirik dari klub lain. Marseille, dari Liga 1 Perancis, menyorot pemain ini sebagai kandidat utama mereka untuk berada di tengah mistar gawang. Mereka berharap kesempatan musim panas masih memberi momen yang tepat untuks egera menandatangani kontrak.
Mikel Arteta dan Transfer Pemain The Gunners
Arsenal memang layak untuk berada dalam sorotan publik. Mereka melakukan penambahan pemain yang cukup intens sejauh ini. Ada beberapa nama yang sukses mereka rayu untuk bergabung, seperti Bruno Guimaraes dan Ezri Konsa. Dua pemain ini mengisi tempat masing-masing di bagian tengah dan bek tengah. Nama The Blues juga semakin menjadi sorotan publik mengingat dua orang pemain ini masuk jajaran pemain terbaik di Liga Primer atas peran masing-masing. Memang Illan Meslier masih belum dianggap punya kemampuan yang cukup baik untuk langsung tampil bersama tim utama mereka. Pemain ini paling mungkin hanya akan mendapat kesempatan sebagai pilihan ketiga untuk posisinya sekarang.
Bagi Mikel Arteta, masih ada beberapa bagian lain yang lebih dia prioritaskan. Di luar bagian paling belakang, The Gunners masih terus berusaha untuk memperbaiki permainan mereka di paling depan. Memang Christos Tzolis bisa menjadi tambahan yang cukup membantu di bagian ini. Tapi pengalamannya yang masih minim dalam 5 kompetisi paling atas di Eropa menjadi kekurangan terbesar yang membuar Arteta masih belum yakin. Di titik ini, gagla mendatangkan seorang striker dengan pengalaman yang sudah teruji dan waktu adaptasi yang singkat akan mendatangkan masalah yang cukup besar bagi mereka. Padahal dengan kondisi yang sekarang, mereka membutuhkan pemain dengan spesifikasi seperti ini untuk bisa mempertahankan peluang menang di kompetisi sekelas Liga Champions. Posisi ini menjadi perhatian serius bagi mereka karena biasanya tim dengan striker terbaik akan punya peluang lebih besar untuk menang.
lasan kuknci di balik Arsenal yang masih bisa dipandang sebagai kandidat juara mungkin terletak di aspek luar. Lawan-lawan mereka yang ada di depan mata bisa jadi lebih lemah dari musim lalu atau bisa jadi masih dalam porses untuk membangun ulang. Manchester City baru saja kehilangan Rodri dan Pep Guardiola sekaligus dalam satu musim. Akan cukup mengejutkan kalau mereka langsung bisa mengatasi kehilangan dua nama besar ini dalam 1 musim.
Di sisi seberang, Chelsea dan Liverpool juga akan butuh waktu untuk kembali bangkit. Dua klub ini masih bergulat untuk menemukan kembali format bermainnya setelah penunjuka pelatih baru. Sementara Manchester United masih terlihat cukup lembah di beberapa titik. Arsenal memang tidak sempurna. Ada banyak bagian yang menunjukkan kelemahan serius. Tapi dibandingkan dnegan rival-rivalnya, kondisi mereka terbilang sangat stabil dengan harapan besar untuk kembali menang. Mereka juga bisa membanggakan diri sebagai tim dengan kedalaman bermain yang paling baik dari semua rivalnya.
