Manchester City masih terus mematangkan semua upaya untuk membangun kembali klub mereka. Setelah dipercaya menjadi penerus Pep Guardiola, Enzo Maresca mengerahkan kemampuan terbaiknya untuk membangun klub ini. Pemain yang punya peran besar tetap dipertahankan dan sampai diberi kontrak baru yang lebih baik. Sedangkan mereka yang tak punya tempat dalam strategi terbaru yang sedang dia siapkan terpaksa harus mencari tempat lain, entah untuk sementara atau permanen. Jalan kedua ini yang ditempuh Tijjani Reijnders. Tak lagi mendapat peran untuk rencana Maresca untuk musim yang baru, dia sekarang dipastikan tak lagi akan bisa mengemban nama Manchester City.
Maresca Pastikan Kepergian Tijjani Reijnders
Manchester City mungkin tidak terlihat cukup agresif di bursa kalau dibandingkan dengan klub-klub lain. Tapi ini tidak berarti kalau dalam periode transfer terpanjang dalam periode satu tahun, mereka tidak bergerak sama sekali. Justru pergerakan pemain ke dalam dan luar Manchester City tetap menjadi topik yang menarik untuk dibahas. Perhatian publik semakin mengarah kepada klub ini terutama setelah mereka mengalami pergantian pelatih. Pep Guardiola sudah tak lagi bersama mereka, sekarang digantikan oleh Enzo Maresca.
Ada tugas berat yang harus ditanggung pelatih baru Manchester City. Sambil terus mengusahakan tim ini siap untuk menghidupi kembali reputasi mereka sebagai raksasa terkuat di Eropa, Enzo Maresca masih terus memilah pemain yang akan dia boyong untuk mewujudkan visi besarnya. Beberapa dia datangkan. Tapi ada juga yang pergi, seperti Tijjani Reijnders. Menanggapi kabar yang beredar tentang pemainnya ini, Enzo Maresca memastikan kalau dia memang sudah tidak lagi bersama mereka. Pemain ini sudah menanggalkan perannya sebagai pemain di Cityzens dan sekarang memilih untuk bergabung dengan Al Qadsiah.
Pemain sayap asal Belanda ini bergabung dengan Manchester City setelah memutuskan hengkang dari AC Milan. Manchester City mengeluarkan dana 47 juta poundsterling di musim panas lalu untuk mengamankan transfer ini. Jumlah pertandingannya menyentuh 47 kali dalam satu musim. Angka ini memberi bukti jelas harapan dan kepercayaan besar yang dimiliki Pep Guardiola kepada pemain mereka. Kepercayaan ini kemudian yang dia jawab dengan mencetak gol. Dalam usia 28 tahun, pemain ini langsung memberi 7 gol untuk mereka. Tapi meski dia memberi bukti permainan yang penuh potensi, pemain ini terlihat jelas harus berjuang untuk bisa mempertahankan konsistensi bermain ketika klub ini masih bersama Pep Guardiola.
Tijjani Reijnders Resmi Bergabung dengan Al Qadsiah
Menurut laporan terbaru dari beberapa media, Tijjani Reijnders telah memilih langkah yang akan dia ambil. Pemain ini telah memilih untuk bergabung dengan tim dari Liga Pro Saudi. Keputusan ini dia ambil dalam sebuah kerangka kontrak bernilai 51 juta poundsterling. Disana, dia akan mencoba menggunakan kemampuannya untuk membantu Brendan Rodgers untuk mengatasi semua masalah yang menerpa mereka.
Bagi Al Qadsiah, pemain asa Belanda ini menjadi nama terbaru yang mereka rekrut. Selain itu, mereka juga sudah memastikan penambahan pemain baru. Klub dari Timur Tengah ini juga mencapai kesepakatan dengan Mateo Retegui. Untuk pemain ini, mereka menganggarkan dana 56 juta yang kemudian disepakati sebagai pematok transfer.
Pergerakan Pemain di Manchester City
Di awal minggu ini, Manchester City juga memastikan ada pergerakan lain yang terjadi ke luar markas mereka. Mantan klub Pep Guardiola ini sudah memastikan kalau Rodri juga meninggalkan mereka. Pemain ini memilih untuk pergi dan kemudian bergabung dengan Barcelona. Lewat pembicaraan yang berlangsung dengan cukup intens, Manchester City sepakat untuk melakukan transfer dengan nilai sekitar 65 juta poundsterling.
Bagi penggemar Manchester City, langkah ini mungkin tidak biasa. Dia bukan hanya dikenal sebagai pemain, tapi juga pemain yang menang penghargaan Ballon d’Or. Awalnya dia sempat diberitakan akan bergabung dengan Real Madrid. Tapi kemudian Barcelona bergerak dengan mulus untuk mensabotase upaya Los Blancos ini. Upaya ini berhasil dengan mereka bisa menariknya bergabung ke Camp Nou. Manchester City juga kemudian telah mulai membentuk kembali bagian tengah mereka. Upaya ini mereka tekadkan dengan mendatangkan Elliot Anderson dari Nottingham Forest. Langkah ini mereka lakukan dengan percaya diri, dibuktikan dengan angka 117 juta poundsterling. Angka ini sekaligus memecahkan rekor transfer pemain terbesar yang pernah mereka lakukan. Dari sudut pandang ekonomi, Mancehser City telah mati-matian mengelola strategi mereka dengan penjualan Rodri dan Tijjani Reijnders yang akhirnya memberikan dana yang mereka butuhkan untuk bisa mendanai proyek dengan Anderson.
Tapi transfer besar ini diperkirakan masih akan terus berlanjut. Kemungkinan akan ada beberapa pemain lagi yang akan bergabung dengan mereka. Beberapa media menyebut kalau ada rumor Cityzens sedang menargetkan Nico Gonzalez untuk segera bergabung dari Newcastle Untied. Di sisi lain, City juga sedang berusaha untuk meningkatkan upaya mereka supaya bisa meyakinkan Ayyoub Bouaddi untuk bergabung dengan mereka. Ada rumor kalau Manchester City dan Lille sudah terlibat dalam negosiasi. Kemungkinan City juga akan diminta untuk mengorek dalam-dalam kantong mereka karena Lille mematok angka tinggi untuk pemain mereka, 85,6 juta.
Manchester City juga menegaskan kalau mereka tidak langsung mengabaikan harapan untuk merekrut Enzo Fernandez. Meski demikian, mereka harus mengantisipasi permintaan dari The Blues. Chelsea tampaknya baru akan memberi izin untuk pemain mereka pergi kalau mendapatkan 120 juta. Dengan Tijjani Reijnders dan Rodri yang sekarang sudah pergi dari mereka serta Anderson yang kini menjadi pemain baru mereka, rencana Maresca untuk membangun kembali klub mereka dengan harapan bisa melesatkan permainan ke level yang lebih tinggi.
